Friday, September 21, 2018

Keunikan Islam Nusantara

CahayaDakwahNU.com~Kota Serang Baru
Modeling merupakan sebuah istilah khusus yang sepertinya hanya di miliki oleh komunitas pesantren atau muslim di nusantara ini. Modeling sendiri merupakan bagian penting dalam pembentukan tradisi intelektual kaum Sunni. Modeling dalam ajaran Islam bisa di identikan sebagai uswatun hasanah, yakni contoh ideal yg selayaknya di jadikan panutan oleh sebuah komunitas tertentu. Modeling dalam dunia pesantren sendiri agaknya lebih di kenal dengan sebutan "tasyabuh",  sebuah ajaran penting yang terangkum dalam ungkapan yang cukup masyhur  :
 وتشبهوا ان لم تكونوا مثلهم، ان
 التشبه بالرجال فلاح
 "serupakan dirimu jika kamu tidak bisa seperti mereka, sesungguhnya proses identifikasi penyerupaan dengan para tokoh adalah sebuah modal - untuk meraih - kesuksesan/kemenangan".

Modeling sendiri dalam dunia pesantren hanya di fokuskan pada person-person tertentu, yakni Nabi Saw dan Walisongo ( juga para Kyai yang meneruskan estafet dakwah Walisongo) . Tak di ragukan lagi bahwa keduanya merupakan contoh ideal dan keduanya merupakan kiblat muslim Nusantara.

Bagi kaum pesantren/muslim Nusantara, minimal ada dua model yang harus di jadikan panutan, yakni Muhammad Saw yg di anggap sebagai model paripurna universal yang harus di ikuti oleh muslim seluruh dunia termasuk muslim Nusantara itu sendiri, dan juga Walisongo yang dianggap sebagai model domestik.

Dengan kekayaan dua model ini, kaum pesantren atau ummat Islam Nusantara membedakan dirinya dangan muslim modernis Indonesia dan kelompok transnasional, sekaligus menampilkan partikularitas serta unikum tersendiri di banding Ummat Islam di belahan dunia lainnya.
Dan itulah hebat dan uniknya Islam NUsantara yang tidak akan pernah di miliki oleh ummat Islam lainnya.

Qomari Arisandi Assirri

No comments:

Post a Comment