Sunday, November 4, 2018

Tugas Sultan Cirebon untuk Sayyid Alwi

CahayaDakwahNU.com~Kota Serang Baru
Minggu pagi 4 November 2018, Keraton Kasepuhan Cirebon sesak dipadati khalayak dari berbagai penjuru nusantara. Karena hari ini bertepatan dengan dilangsungkannya upacara adat, 
"Pisowan agung keraton kasepuhan Ciribon".

Tak Kurang dari lima ratus orang hadir dalam prosesi budaya tersebut, juga ribuan masyarakat dan wisatawan antusias mengamati acara yang diawali dengan kirab pusaka itu.

Pisowanan Agung adalah momentum silaturahmi Sultan Sepuh XIV Cirebon, Pra Arief Natadiningrat, sebagai Sultan Cirebon, dalam menerima laporan dan masukan dari segenap pimpinan yang telah ditunjuk oleh Keraton Kasepuhan.

Acara Pisowanan Agung ini dimulai dengan Kirab benda pusaka, berupa dua buah tombak kiyai dawa (tombak pusaka raksasa) dan sebuah Tandu Kencana Utama yang diarak masuk dari Siti Hinggil hingga ke ruang agung Pringgodani, sebagai Lokasi Prosesi Pisowan Agung.

Selain Kirab Pusaka, Pisowan Agung juga ditandai dengan penyerahan surat Silsilah Keraton Kasepuhan, juga penyematan Lencana Keluarga Kepada Sayyid Alwi dan Sri Narendra Kalaseba.

Sayyid Alwi yang hadir dengan undangan khusus sebagai Tamu Kehormatan Sultan Cirebon ke 14 itu, yang kemudian menobatkan beliau sebagai Penasihat Laskar Macan Ali Nuswantara.

Dalam kesempatan ini pula Sayyid Alwi mendapatkan tugas khusus dari sang sultan melanjutkan perkumpulan Agung yang biasa dilakukan oleh Wali Songo di Mesjid Agung Sang Cipta Rasa Kasepuhan Cirebon.

Sehingga dalam kesempatan itu pula, Sayyid Alwi dianugrahkan gelar "Sentana Agung Penata Agama"


Sumber : Ust.H.Fauzan

No comments:

Post a Comment