Thursday, April 2, 2020

Dahsyat, inilah beberapa alasan penting untuk berpindah ke madu murni dan mentah ( raw honey)

Cahayadakwahnu.com~Kota Serang Baru
Apakah anda pernah mendengar istilah raw honey atau madu murni yang masih mentah?, Lalu apa bedanya dengan madu biasa? Sangat berbeda. Mungkin saya atau Anda selama ini menganggap semua jenis madu memiliki manfaat yang sama. Wujud, warna, rasa, atau harga tak terlalu menjadi pertimbangan saat membeli produk madu. Asal terlihat berwarna kuning keemasan jernih dan dikemas dengan menarik, Anda pun akan segera memilihnya.

Padahal saat ini telah beredar 2 jenis madu yang paling umum, yaitu madu biasa dan madu mentah (raw honey). Madu biasa terlihat cenderung jernih, sedangkan raw honey cenderung keruh dan kental. Kedua jenis madu ini sangat berbeda dari segi kandungan dan manfaatnya.

Fakta dari FDA

Menurut Food and Drug Administration, sebuah produk baru layak disebut madu apabila memiliki kandungan pollen di dalamnya. Pollen yang merupakan serbuk sari bunga yang dikumpulkan lebah madu, termasuk di dalam kategori superfood karena kandungan nutrisinya yang sangat lengkap dan bermanfaat bagi tubuh manusia. Menurut Food Safety News, 3/4 dari seluruh produk madu yang ada di pasaran telah kehilangan unsur pollen yang kaya enzim, polifenol, dan fitonutrisi di dalamnya.

Mengapa raw honey dikatakan sebagai madu asli/murni dan mentah? Karena setelah dipanen dari sarang lebah, madu ini langsung dikemas dan dipasarkan. Madu ini tidak mengalami proses pemanasan, sterilisasi,  pasteurisasi, dan pengolahan apapun. Sehingga segala enzim dan kebaikan alami yang terkandung didalamnya masih terjaga dengan baik. Hal ini bertolak belakang dengan madu komersial yang telah mengalami berbagai proses pengolahan, seperti pemanasan, pengurangan kadar air, ataupun penambahan vitamin.

Karena masih asli mengandung semua kebaikan alaminya, raw honey kaya akan fitonutrien sebagai antioksidan dan anti peradangan untuk menjaga kesehatan tubuh, seperti mengobati radang tenggorokan dan masalah pencernaan yang disebabkan oleh bakteri. Hal ini disebabkan juga oleh kemampuan raw honey untuk membunuh bakteri dan jamur yang tidak diinginkan.

Raw honey tanpa proses penyaringan biasanya memiliki kenampakan berawan yang terdiri dari kristal-kristal halus. Selain itu, madu ini juga mengandung partikel bee pollen, serpihan sarang lebah dan propolis.

Saat lebah menghisap nektar pd bunga, maka akan ikut terhisap juga beepollen . Bee pollen ini akan bereaksi dengan enzim lebah dan ragi pada madu sehingga akan mengeluarkan produk sampingan berupa gas. biasanya akan menimbulkan bunyi letupan ketika botol dibuka ataupun akan melubernya madu didalam botol. Untuk menanggulangi terjadinya hal demikian, biasanya pabrik-pabrik madu besar melakukan proses pasteurisasi & filterisasi mikro lebih dulu.

Proses pasteurisasi dilakukan untuk mengurangi kadar air pada madu sehingga kekentalannya memenuhi standar mutu. sementara filterisasi mikro dilakukan untuk mencegah fermentasi yang menimbulkan gas pada madu. Kedua proses ini akan membuat madu jadi tidak alami lagi (not raw honey) sehingga madu akan kehilangan sebagian besar khasiat dan nilai gizinya. Enzim-enzim 
akan mati dan vitamin-vitamin banyak yang hilang.

Apa kerugian dari mengonsumsi madu biasa? Sudah pasti Anda akan kehilangan 7 manfaat dari raw honey sebagai berikut:

1. Mencegah jerawat. Raw honey mengandung sejumlah kecil hidrogen peroksida yang terbukti lebih ampuh dan aman daripada benzoil peroksida yang telah umum digunakan sebagai obat jerawat. Tak hanya berguna sebagai antioksidan, raw honey juga memiliki kandungan yang bersifat antibakteri.
2. Melegakan tenggorokan. Raw honey telah terbukti lebih efektif menyembuhkan batuk daripada obat batuk berbahan kimia.
3. Anti penuaan. Karena mengandung banyak antioksidan, raw honey mampu melawan kerusakan yang disebabkan oleh radikal-radikal bebas yang ada di sekitar kita.
4. Sumber pemanis yang baik bagi tubuh. Mengganti gula dengan raw honey sebagai pemanis adalah tindakan tepat.
5. Menyembuhkan eksim pada kulit. Kandungan anti-inflamasi dan pelembap pada raw honey telah terbukti ampuh mengatasi penyakit eksim pada kulit.
6. Jantung yang sehat. Penelitian menunjukkan bahwa kandungan polifenol yang ada pada raw honey dapat membantu penyembuhan gangguan pada jantung dan pembuluh darah.
7. Mencegah alergi. Penelitian juga telah menunjukkan bahwa kandungan pollen yang ada pada raw honey dapat membangun sistem imunitas pada tubuh secara alami. Tubuh pun akan lebih kuat melawan penyebab-penyebab alergi.

" Madu yang terbaik adalah madu yang masih mentah ui dan belum mengalami proses apapun".

Firman Allah Swt

 يَخْرُجُ مِنْ بُطُونِهَا شَرَابٌ مُخْتَلِفٌ أَلْوَانُهُ فِيهِ شِفَاءٌ لِلنَّاسِ ۗ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَةً لِقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ

"Dari perut lebah itu ke luar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang memikirkan" ( QS. Annahl : 69).

Sabda Nabi Saw

الشِّفَاءُ فِي ثَلَاثَةٍ شَرْبَةِ عَسَلٍ وَشَرْطَةِ مِحْجَمٍ وَكَيَّةِ نَارٍ وَأَنْهَى أُمَّتِي عَنِ الْكَيِّ

“Kesembuhan ada dalam tiga perkara; meminum madu, berbekam dengan gelas dan bakaran api. Tetapi aku melarang umatku melakukan pembakaran dengan besi". ( HR. Bukhari )





No comments:

Post a Comment